Pengertian Switch: Fungsi, Jenis, dan Tujuan Pemakaiannya

Pengertian switch adalah komponen yang berfungsi untuk membantu pertukaran data antara beberapa perangkat, baik dalam proses penerimaan ataupun pengiriman. Switch tidak dapat menghubungkan perangkat ke jaringan internet, sehingga fungsinya memang berbeda dengan router.

Switch hanya dapat digunakan dalam menghubungkan beberapa perangkat untuk tujuan pertukaran data. Biasanya alat ini dikombinasikan dengan router untuk menyambungkannya ke jaringan internet. Switch sering dipakai di perkantoran yang mempunyai ratusan komputer.

Apa itu Switch?

Apa itu Switch

 

Istilah switch pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda yang bekerja di sektor IT. Alat ini sebenarnya merupakan komponen yang memiliki peran dalam sebagai penghubung beberapa perangkat komputer. Komponen ini nantinya akan memfasilitasi pertukaran data di antara komputer-komputer tersebut.

Switch sering ditemukan di perkantoran yang memiliki puluhan atau ratusan komputer. Biasanya berfungsi untuk menghubungkan komputer pusat ke komputer-komputer cabang. Pertukaran informasi yang terjadi antara komputer satu dengan komputer lain bisa lebih terarah jika menggunakan switch.

Switch bertugas memperlancar pertukaran informasi, baik memproses, menerima, maupun meneruskannya dari perangkat pusat ke perangkat tujuan. Switch juga dapat diartikan sebagai komponen untuk memperluas jaringan komputer yang menggabungkan sejumlah HUB.

Fungsi Perangkat Switch

Fungsi switch

 

Switch berperan besar sebagai penghubung beberapa berangkat. Bukan hanya membantu pertukaran informasi, komponen ini juga mempunyai fungsi lain yang tidak kalah penting. Apa saja fungsinya? Jika penasaran, maka berikut ini fungsi dan kegunaan switch, yaitu:

1. Pencatatan Alamat

Switch berfungsi sebagai address learning, yaitu kemampuan untuk mencatat, menyimpan, dan mempelajari alamat yang pernah dihubungkan secara otomatis. Switch juga dapat menentukan dari mana sumber data dan ke mana harus dikirimkan.

2. Looping Avoidance

Switch dapat mencegah terjadinya looping dalam proses penerimaan informasi yang tidak dikenal tujuannya. Informasi tersebut akan diarahkan menuju IP address tujuan melalui block salah satu port yang tersambung ke perangkat komputer lain.

3. Penyaringan Data

Switch bisa diandalkan dalam hal penyaringan paket data untuk kemudian diteruskan ke perangkat tujuan. Alamat yang dimaksud adalah MAC address dan port perangkat komputer. Fungsi ini akan membantu mengurangi terjadinya collision selama data diproses.

Tujuan Penggunaan Switch

Tujuan penggunaan switch

 

Pengertian switch sebagai konektor beberapa perangkat komputer bukan digunakan tanpa tujuan. Hal tersebut karena pemanfaatan teknologi telah memperbanyak penggunaan komponen ini dengan tujuan tertentu, yaitu:

  • Terhubung secara langsung dengan workstation
  • Meminimalkan beban kerja di setiap perangkat komputer yang bertugas sebagai host
  • Memperkecil benturan frame pada seluruh jaringan komputer yang terhubung
  • Mengoptimalkan performa pada jaringan.

Kelebihan dan Kekurangan Switch

Kelebihan dan Kekurangan switch

 

Sejalan dengan tujuan pemakaiannya switch juga memiliki kelebihan yang membuatnya unggul. Berikut beberapa kelebihan switch sehingga terus digunakan sampai sekarang:

  • Cepat dalam menentukan sumber paket data dan alamat tujuan pengirimannya
  • Perantara pengiriman paket data yang cepat dan benar
  • Membantu menganalisis dan memeriksa setiap paket data yang diterima untuk kemudian diteruskan ke perangkat tujuan dengan tepat

Switch memang unggul dalam hal penerimaan dan pengiriman paket data pada jaringan komputer. Namun, komponen ini rupanya masih memiliki kelemahan. Berikut ini beberaa kelemahan atau kekurangan yang dimiliki switch, yaitu:

  • Harga switch lebih mahal daripada HUB karena komponen ini merupakan bentuk pengembangan dari HUB
  • Hanya dapat berfungsi ketika dihubungkan menggunakan kabel straight

Perbedaan Switch dan HUB

 

Perbedaan Switch dan HUB

Switch dan HUB tampak mirip secara sekilas, tetapi sebenarnya kedua alat ini mempunyai perbedaan yang signifikan. Perbedaannya dapat ditinjau berdasarkan OSI layer, cara kerja, tingkat keandalan, dan kecepatan transfer data.

  • Switch menggunakan OSI layer 2 yang dapat menambahkan MAC address pada paket data. Sementara itu, HUB bekerja menggunakan OSI layer pertama sehingga hanya bisa mengirimkan data melalui transmisi.
  • Switch bisa menerima, mengirim, dan memproses informasi di layer data-link, sedangkan HUB hanya digunakan untuk mengirim dan menerima sinyal-sinyal informasi melalui kabel yang telah dihubungkan.
  • Switch dapat menentukan perangkat mana yang akan dihubungkan melalui MAC address,. Sementara itu, HUB tidak bisa menyeleksi port mana yang akan menerima sinyal informasi.
  • Switch lebih cepat melakukan transfer data dibandingkan HUB. Kondisi tersebut terjadi karena switch bisa menyeleksi port perangkat yang terhubung, sedangkan HUB tidak demikian.

Switch sebenarnya merupakan bentuk pengembangan dari HUB sehingga memiliki lebih banyak keunggulan. Namun jika Anda mencari alat dengan pengaturan sederhana, maka tidak ada salahnya untuk memilih HUB.

Jenis-Jenis

Pengertian switch

Switch bisa dibedakan berdasarkan fungsi, layer, bentuk, dan cara kerjanya. Berikut ini merupakan jenis-jenis switch menurut fungsinya!

1. Unmanaged Switch

Unmanaged switch umumnya dipakai di perkantoran atau rumah karena jangkauan jaringannya relatif kecil. Tidak butuh setting-an yang rumit agar bisa menggunakan switch jenis ini. Contoh aplikasinya yakni mengelola pertukaran informasi antara printer dengan sejumlah komputer.

2. Enterprise Managed Switch

Pengertian switch tipe enterprise managed adalah komponen untuk pertukaran informasi dalam skala besar. Jenis ini memiliki konsep rumit sehingga membutuhkan konfigurasi dan monitoring yang teliti. Biasanya dibuat dengan menyediakan empat hingga delapan port khusus ethernet.

3. Managed Switch

Switch dengan user interface yang baik sehingga memudahkan pengguna untuk mengoperasikannya. Konfigurasi switch tipe ini bisa dilakukan dengan beberapa metode, seperti console, interface, dan internet.

4. Smart Switch

Smart switch telah dimodifikasi dengan mengadopsi karakteristik unmanaged dan managed switch. Konfigurasinya bisa dilaksanakan melalui teknologi berbasis web. Pengaturan switch ini dapat diubah secara otomatis sesuai kebutuhan perangkat komputer.

Selain itu, switch juga dapat dikelompokkan berdasarkan layernya. Berikut ini jenis-jenis switch berdasarkan layer yang dimilikinya, yaitu:

1. Switch Layer 3

Switch layer 3 mengacu pada layer jaringan yang terletak di lapisan bermodel OSI. Alat ini berfungsi untuk mengirimkan paket data dengan menggunakan IP address. Biasanya disebut sebagai switch multilayer atau switch routing.

2. Switch Layer 2

Switch layer 2 berfungsi untuk mengirimkan paket data dengan berpedoman pada MAC address tujuan. Dapat pula dipakai sebagai jembatan antara segmen-segmen di jaringan local area network (LAN). Switch layer dua bisa mengirimkan paket-paket data tersebut tanpa mengetahui protokol jaringannya.

Selain dikelompokkan berdasarkan fungsi dan layernya, switch juga terdiri dari beberapa jenis menurut bentuknya. Berikut ini jenis switch berdasarkan bentuknya, yaitu:

1. Ethernet Switch

Pengertian switch yaitu perangkat interkoneksi LAN yang beroperasi di lapisan data-link berbasis model OSI. Alat ini memiliki dukungan jumlah yang besar untuk segmen LAN sehingga dapat di-manajemen dengan lebih baik.

2. DSLAM Switch

Alat ini berfungsi untuk menciptakan koneksi internet yang lebih cepat pada jaringan telepon. Switch ini komponen jaringan yang kerap dipakai pada bursa telepon. Jangkauan jaringannya luas hingga bisa mencapai daerah-daerah terpencil secara efektif.

3. ATM Switch

ATM switch didesain berbentuk sel. Komponen ini mengandung informasi yang berasal dari pengguna tanpa menggunakan periodik.

4. ISDN Switch

ISDN switch adalah sistem telekomunikasi yang menggabungkan suara, data, dan ke dalam suatu jaringan. Switch jenis ini relatif murah karena menggunakan sistem yang sama. Pemakaiannya pun lebih fleksibel untuk disesuaikan dengan kebutuhan.

Pengertian switch secara sederhana yaitu konektor antara beberapa perangkat komputer. Komponen ini berfungsi untuk mempercepat pertukaran informasi dalam jangkauan area jaringan yang luas. Sebaiknya pilih jenis switch yang tepat dan sesuai sebelum menggunakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *